www.GrosirpupukOrganik.com adalah website milik Ahmad Rosikhin Berkunjunglah...

dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

DOKUMENTASI FOTO DEMPLOT UJI APLIKASI

PUPUK ORGANIK SUPERNASA GRANUL DAN POWER NUTRITION

PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (TBM I DAN TBM III)

DI PT. BARITO PUTRA PLANTATION (BPP) – KALIMANTAN SELATAN

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image002 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

LOKASI BLOK A30

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image004 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

LOKASI BLOK E32

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image006 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

PENCAMPURAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK KIMIA

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image008 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

TIM PT.NASA DAN TIM PT.BPP

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image010 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

PROSES PENGAMATAN

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image012 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

KIRI : KONTROL

(TANPA SUPERNASA & POWER NUTRITION)

KANAN:

PERLAKUAN SUPERNASA & POWER NUTRITION

UJI NYALI DI AREA DEKAT KANTOR

(DILUAR BLOK A30 DAN A32)

KETERANGAN: KONDISI TANAH EKSTRIM (Ph DIBAWAH 3 /SANGAT MASAM)

KONDISI TANAMAN SANGAT MEMPRIHATINKAN

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image013 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

SEBELUM APLIKASI SUPERNASA GRANUL + POWER NUTRITION

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image014 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

SETELAH APLIKASI I (PERTAMA) SUPERNASA GRANUL + POWER NUTRITION

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip image015 dokumentasi Uji Nyali PIKAT NASA 0813 7326 8991

SETELAH APLIKASI II (KEDUA) APLIKASI SUPERNASA GRANUL + POWER NUTRITION

Category: News

pengaruh power nutrition dan super nasa terhadap tanaman Sawit

perkenalan saya dan team NAtural Nusantara dengan sosok H.Azali adalah sudah cukup lama sejak tahun 2005 dimana beliau dikenalkan pupuk super nasa kepada saya oleh saudaranya alhamdulillah sampai saat ini H. Azali dan kelompok Binaan KUD Bina Usaha sitiung 4 Blok D masih menggunakan NASA.  tuturnya disaat kami team nasa melakukan kunjungan yang kebeberapa kalinya beliau menyampaikan perbedaan yang sangat mencolok dimana usia sawit saya sudah tidak muda lagi karena usianya sdh 23 tahun namun produksi tahun 2015 luasan 33 Hektar 637.920 kg pupuk super nasa dan power nutrition bagus sekali,padahal dilahan yang sama dan persis berdampingan dengan biaya mupuk relatif sama hanya mendapatkan 445.640 kg. kondisi sawitnya sdh minta replanting berbeda dengaN YG PAKAI NASA 3-4 TAHUN LAGI MASIH BISA PRODUKSI DENGAN BAIk sumber data ini saya ambil dAN sudah dikonfirmasi dengan pihak KUD Bina Usaha Sitiung 4 Blok D yang saat ini dipimpin oleh ibu Anis ( Khoirunisa )

foto dibawah ini sebelah kiri adalah Bapak H.Azali tengah Bp Sutrisno dan yg sebelah kanan adalah saya Ahmad Rosikhin pastinya anda sebagai petani sawit ingin produksinya meningkat bukan…??? sebab itu silahkan segera saja Hubungi saya di WA/Phone 0813 7326 8991 saya kasih resep dan petunjuk keberhasilan bapak H. Azali dengan menggunakan Pupuk super Nasa

testimoni : yang muat bingung milih yang kecil2, bilang nya “kok gede2 kabeh yo mas?” hehehee Alhamdulillah, hanya dengan dosis pupuk nasa yang sedikit tpi hasil maksimal, skrg sudah bisa membuktikan bahwa sawit yang ber umur 25 tahun masih bisa menghasilkan 5-6 ton perkapling, mudah2an bisa lebih meningkat,
ada yang bilang kok pupuk super nasa granul mahal yo mas?
sekarang kalo bukti yang menjawab gmna?
mari sama2 berusaha meningkatkan penghasilan kita sebagai petani,
kami menawarkan kdpa para petani dengan pupuk organik nasa, cara boleh berbeda yang penting tujuan sama,
siap melayani konsultasi
siap mengirim keseluruh nusantara

sawit 128x128 pengaruh power nutrition dan super nasa terhadap tanaman Sawit

Category: News

viterna plus

keunggulan produk PT.Natural Nusantara ( NASA ) sudah diakui oleh banyak pihak dan terbukti memberikan keuntungan. salah satunya adalah keunggulan produk viterna plus ialah bapak endriyanto peternak ayam Broiler dikabupaten muara Bungo provinsi jambi.

viterna Plus juga tidak hanya meramaikan para peternak sapi yang ada dikabupaten Bungo saja tapi juga peternak bebek petelur.

kejadian awwalnya sebelum menggunakan viterna sangat sulit sekali itu bebek untuk bertelur. walhsail setelah minum viterna hari ketiga dari 10 ekor yang pak Bro punya 7 ekor bertelur yang 2 tidak dan satunya apalagi karena memang bebek pejantannya . hehe…. begitujuga yg dimiliki bapak parman dikuamang kuning kab bungo walhasil bebek tanpa stres sekalipun tetangga hajatan pakai organ tunggal .

“saya memiliki ternak ayam 10.000 ekor dan menggunakan 30 botol viterna plus untuk suplemen pakan. dari pemakain produk ini,saya bisa menghemat pakan sampai dengan 30 sak atau sekitar 1.500 kg. hal ini disebabkan karena ada percepatan panen dari biasanya butuh waktu 35 hari bisa menjadi 32 hari ” tutur bapak endriyanto. ternak ayam broilernya lebih cepat usia panen  tapi juga merasakan banyak manfaat yakni ayamnya tahan terhadap stress,kematian menurun dari 5 % menjadi 3 % serta berat rata2 ayam bertambah dari 1,8kg menjadi 1,93kg.

manfaat viterna plus adalah sebagai berikut :

Meningkatkan nafsu makan sehingga sebagai peternak sangat senang melihatnya.
Mengurangi kandungan kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran ayam
Produk alami aman untuk ternak dan lingkungan

peluang Bisnis NASA dengan anda menjadi distributor ata reseller Viterna

nasa 128x76 viterna plus

konsultasi dan order Hubungi 0813 7326 8991

Category: News

sawitku buahnya kosong

granul 128x95 sawitku buahnya kosong

Hampir disetiap penyuluhan di kelompok tani maupun di koperasi unit desa atau KUD, saya selalu menanyakan 2 hal kepada para hadirin.

1. jika bapak atau ibu berangkat kekebun kelapa sawit dan sampai dilokasi “ apa yang Pertama kali bapak atau ibu lihat, keatas apa kebawah ?” Jawabnya kompak ” keatas…!!! atau tepatnya mencari - cari buah yang ada dibatang ”

sampai-sampai gak sempat menstandarkan motornya dipijakan yang kuat…..GuuBBraaK…!!

Itu artinya semua petani kelapa sawit berharap agar buahnya selalu penuh terisi disetiap pelepah sawit mereka.sehingga jumlah panen bisa untuk memenuhi kebutuhan bahkan lebihnya bisa buat pajero sport. hehe… Namun saat ini kebanyakan petani tidak menjumpai buah yg banyak padahal sdh memperbanyak dosis pupuknya.Tentu jika ini berkelanjutan maka sdh dapat dipastikan petani akan merugi dan tidak bersemangat..


2. pertanyaan yang kedua adalah ” apakah bapak/ibu berani menerima tantangan dari saya ???!!! ” lomba mencari cacing 100 buah dibawah pohon sawit selama 15 menit yang berhasil saya kasih hadiah 500.000 ” ??? mereka terdiam dan tidak yakin BISA mendapatkannya. dan…….akhirnya menyerah…

Mari kita lihat kebawah….

satu Hal penting yang sering dilupakan bagi kebanyakan petani sawit yaitu melihat kebawah memperhatikan kesuburan tanamannya.ini terbukti jika tiba dikebun yg sering diperhatikan adalah buah yang ada diatas atau pelepah sawit.

sudah semestinya kita sebagai petani harus memperhatikan tingkat kesuburan tanahnya karena tanah ibaratnya adalah sebuah Hunian yang nyaman bagi tanaman Super nasa adalah pupuk organik murni yang lengkap unsur hara berikut asam organik dan asam humat vulvat yg sangat bisa membenahi tanah menjadi subur dan kaya nutrisi

Tanah yang subur serta kandungan yang lengkap nutrisinya/ pupuk/unsur hara serta hormon dan enzym ibarat hunian yang sudah lengkap dengan fasilitasnya seperti rumah gedung suwarga ,hehe.
pada pola panen yang baik (buah yang sdh menguning dan mbrondol saja yg dipanen) maka buah yang kita harapkan niscaya akan terus muncul berkesinambungan.suatu hal yang mustahil terjadi jika hal diatas tidak diperhatikan.
faktanya ” banyak buah batu bara alias masih hitam kuning dikit sudah dipanen “

Ya… pada umumnya petani sdh mupuk bahkan dosisnya juga sdh ditingkatkan tp walhasil belum sesuai yg di inginkanpetani.
pupuk yg rata – rata dipakai oleh mereka hanya baru 3 unsur saja yaitu Npk (urea,kcl dan tsp saja) padahal kebutuhan pokoknya ada 13 unsur hara artinya petani belum memberikan kebutuhan tanaman secara lengkap .masih kurang 10 unsur hara penting lainnya, dan ini sudah berlangsung sangat lama. jadi wajar saja jika panen cenderung turun ditambah dengan musim kemarau yang extream kemaren.

ibarat manusia ia berada pada Hunian yang kondisinya seadanya dan didalamnya tersedia hanya beras saja atau makanan yang ada masih serba kekurangan. anda bisa bayangkan ?!…


disamping masalah kesuburan terganggu miskinnya unsur hara/pupuk juga ada masalah yaitu terjadi pengerasan lahan.

maka mau tidak mau jika petani ingin tetap hasil meningkat maka HARUS Terapi 3 in 1 yaitu meningkatkan kesuburan tanah, memberi nutrisi yg lengkap dan hormon serta enzym dsb.. solusinya ada pada PIKAT NASA dimana isinya ada super nasa , power Nutrition dan lainnya

Terobosan teknologi pupuk organik bentuk granule (Super Nasa Granule Modern) :
Kualitas tinggi : kandungan lengkap
Praktis : dosis cukup 50 kg/ha
Ekonomis :
- meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen.
- mengurangi pupuk NPK + 50 %
- mengurangi biaya transport & tenaga kerja karena dosis sedikit

Formula khusus untuk semua jenis tanaman yang dibuat dari murni bahan-bahan organik dengan fungsi yaitu :
A. Fungsi utama super nasa
1. Memperbaiki lahan - lahan yang rusak :

* Meningkatkan kesuburan fisik : memperbaiki tanah yang keras berangsur - angsur menjadi gembur.
* Meningkatkan kesuburan khemis : memberikan semua jenis unsur makro, unsur mikro, enzim dan ZPT yang dibutuhkan bagi tanaman.
* Meningkatkan kesuburan biologis : membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.

2. Mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia NPK :

* ( Urea, TSP dan KCl ) sebesar + 50%.

B. Fungsi Lain super nasa :


* Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman.
* Melarutkan sisa-sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga dapat dimanfaatkan tanaman kembali.
* Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah.
* Meningkatkan daya tahan tanaman karena kecukupan nutrisi yang dibutuhkan

Kelebihan lain Pupuk Organik Granule Modern SUPERNASA-G (SUPER - G)


* Bentuknya mantap dan tidak mudah hancur
* Tahan lama dan mempermudah proses penyimpanan
* Dengan bentuk granule, aplikasi pupuk dapat dilakukan lebih mudah (bersamaan atau terpisah dengan pupuk makro / NPK)
* Formula khusus sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan hasil yang optimal



penggunaan super nasa granul dosis hanya 50 kg perhektar sdh sangat kaya akan unsur hara makro dan mikro sesuai kebutuhan tanaman dan bisa dikurangi NPK sampai dengan 50 persen. terkecuali bagi lahan yang rusak maka untuk sementara dosis NPK tetap standar. secara kuantitas kualitas dan kelestarian akan tercapai.

Konsultasi lebih lanjut sebaiknya via phone atau WA di 0813 7326 8991
Category: News

cara tanam cabai panen 103 kali

Budidaya Tanaman Cabe
1. Pengolahan Lahan

Tebarkan pupuk kandang dosis 0,5 -1 ton/ 1000 m2.
Diluku kemudian digaru (biarkan + 1 minggu).
Diberi Dolomit sebanyak 0,25 ton / 1000 m2.
Dibuat bedengan lebar 100 cm dan parit selebar 80 cm.
Siramkan SUPER NASA (1 bt) / NASA(1-2 bt). Supernasa : 1 botol + 1 liter Tangguh Dekomposer dilarutkan dalam 3 liter air (jadi larutan induk). Setiap 50 lt air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau 1 gembor (+ 10 liter) diberi 1 sendok makan peres SUPER NASA dan siramkan ke bedengan + 5-10 m.
POC NASA : 1 gembor (+ 10 liter) diberi 2-4 tutup POC NASA dan siramkan ke bedengan sepanjang + 5 – 10 meter.
Campurkan GLIO 100 – 200 gr ( 1 – 2 bungkus ) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan.
Bedengan ditutup mulsa plastik dan dilubangi, jarak tanam 60 cm x 70 cm pola zig zag ( biarkan + 1 – 2 minggu ).
2. Benih

Kebutuhan per 1000 m2 1 – 1,25 sachet Natural CK 401
Biji direndam dengan POC NASA dosis 0,5 – 1 tutup / liter air hangat kemudian diperam semalam.

C. FASE PERSEMAIAN ( 0-30 HARI)

1. Persiapan Persemaian

Arah persemaian menghadap ke timur dengan naungan atap plastik atau rumbia.
Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang telah disaring, perbandingan 3 : 1. Pupuk kandang sebelum dipakai dicampur dengan GLIO 100 gr dalam 25-50 kg pupuk kandang dan didiamkan selama + 1 minggu. Media dimasukkan polibag bibit ukuran 4 x 6 cm atau contong daun pisang.
2. Penyemaian

Biji cabai diletakkan satu per satu tiap polibag, lalu ditutup selapis tanah + pupuk kandang matang yang telah disaring.
Semprot POC NASA dosis 1-2 ttp/tangki umur 10, 17 HSS.
Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban.
3. Pengamatan Hama dan Penyakit
a. Penyakit

Rebah semai (dumping off), gejalanya tanaman terkulai karena batang busuk , disebabkan oleh cendawan Phytium sp. & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian: tanaman yg terserang dibuang bersama dengan tanah, mengatur kelembaban dengan mengurangi naungan dan penyiraman, jika serangan tinggi siram GLIO 1 sendok makan (± 10 gr) per 10 liter air.
Embun bulu, ditandai adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil yg disebabkan cendawan Peronospora parasitica. Cara mengatasi seperti penyakit rebah semai.
Kelompok Virus, gejalanya pertumbuhan bibit terhambat dan warna daun mosaik atau pucat. Gejala timbul lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.
b. H a m a

Kutu Daun Persik (Aphid sp.), Perhatikan permukaan daun bagian bawah atau lipatan pucuk daun, biasanya kutu daun persik bersembunyi di bawah daun. Pijit dengan jari koloni kutu yg ditemukan, semprot dengan BVR atau PESTONA.
Hama Thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh. Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.
Hama Tungau (Polyphagotarsonemus latus). Gejala serangan daun berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah sepanjang tulang daun. Pucuk menebal dan berguguran sehingga tinggal batang dan cabang. Perhatikan daun muda, bila menggulung dan mengeras itu tandanya terserang tungau. Cara mengatasi seperti pada Aphis dan Thrip
D. FASE TANAM
1. Pemilihan Bibit

Pilih bibit seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
Bibit memiliki 5-6 helai daun (umur 21 – 30 hari).
2. Cara Tanam

Waktu tanam pagi atau sore hari , bila panas terik ditunda.
Plastik polibag dilepas.
Setelah penanaman selesai, tanaman langsung disiram /disemprot POC NASA 3-4 tutup/ tangki.
3. Pengamatan Hama dan Penyakit

Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon ), aktif malam hari untuk kopulasi, makan dan bertelur. Ulat makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Siang hari sembunyi dalam tanah disekitar tanaman terserang. Setiap ulat yang ditemukan dikumpulkan lalu dibunuh, serangan berat semprot dengan PESTONA atau VIREXI.
Ulat Grayak ( Spodoptera litura dan S. exigua ), Ciri ulat yang baru menetas / masih kecil berwarna hijau dengan bintik hitam di kedua sisi dari perut/badan ulat, terdapat bercak segitiga pada bagian punggungnya (seperti bulan sabit). Gejala serangan, larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa bintil-bintil atau lubang-lubang besar. Serangan parah, daun cabai gundul sehingga tinggal ranting-rantingnya saja. Telur dikumpulkan lalu dimusnahkan, menyiangi rumput di sekitar tanaman yang digunakan untuk persembunyian. Semprot dengan VITURA, VIREXI atau PESTONA.
Bekicot/siput. Memakan tanaman, terutama menyerang malam hari. Dicari di sekitar pertanaman ( kadang di bawah mulsa) dan buang ke luar areal.
Kutu – kutuan ( Aphis, Thrips, Tungau ), lihat fase persemaian.
Penyakit Layu, disebabkan beberapa jamur antara lain Fusarium, Phytium dan Rhizoctonia. Gejala serangan tanaman layu secara tiba-tiba, mengering dan gugur daun. Tanaman layu dimusnahkan dan untuk mengurangi penyebaran, sebarkan GLIO.
Penyakit Bercak Daun, Cercospora capsici. Jamur ini menyerang pada musim hujan diawali pada daun tua bagian bawah. Gejala serangan berupa bercak dalam berbagai ukuran dengan bagian tengah berwarna abu-abu atau putih, kadang bagian tengah ini sobek atau berlubang. Daun menguning sebelum waktunya dan gugur, tinggal buah dan ranting saja. Akibatnya buah menjadi rusak karena terbakar sinar matahari. Pengamatan pada daun tua.
Lalat Buah (Dacus dorsalis), Gejala serangan buah yang telah berisi belatung akan menjadi keropos karena isinya dimakan, buah sering gugur muda atau berubah bentuknya. Lubang buah memungkinkan bakteri pembusuk mudah masuk sehingga buah busuk basah. Sebagai vektor Antraknose. Pengamatan ditujukan pada buah cabai busuk, kumpulkan dan musnahkan. Lalat buah dipantau dengan perangkap berbahan aktif Metil Eugenol 40 buah / ha.
Penyakit Busuk Buah Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides), gejala serangan mula-mula bercak atau totol-totol pada buah yang membusuk melebar dan berkembang menjadi warna orange, abu-abu atau hitam. Bagian tengah bercak terlihat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan berat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Pengamatan dilakukan pada buah merah dan hijau tua. Buah terserang dikumpulkan dan dimusnahkan pada waktu panen dipisahkan. Serangan berat sebari dengan GLIO di bawah tanaman.

E. FASE PENGELOLAAN TANAMAN (7-70 HST)

Penyiraman dapat dilakukan dengan pengocoran tiap tanaman atau penggenangan (dilep) jika dirasa kering.
Pemupukan lewat pengocoran dilakukan seminggu sekali tiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan campuran pupuk makro Urea : SP 36 : KCl : NASA = (250 : 250 : 250) gr dalam 50 liter ( 1 tong kecil) larutan. Diberikan umur 1 – 4 minggu dosis 250 cc/lubang, sedang umur 5-12 minggu dengan perbandingan pupuk makro Urea : TSP : KCl : NASA = (500 : 250 : 250) gr dalam 50 liter air, dengan dosis 500 cc/lubang.
Kebutuhan total pupuk makro 1000 m2 :
Jenis Pupuk
1 – 4 minggu (kg)
5 – 12 minggu
(kg)

Urea
7
56
SP-36
7
28
KCl
7
28
Catatan :

Umur 1 – 4 mg 4 kali aplikasi (± 7 tong/ aplikasi).
Umur 5-12 mg 8 kali aplikasi (± 14 tong/aplikasi).
Penyemprotan POC NASA ke tanaman dengan dosis 3-5 tutup / tangki pada umur 10, 20, kemudian pada umur 30, 40 dan 50 HST POC NASA + Hormonik dosis 1-2 tutup/tangki.
Perempelan, sisakan 2-3 cabang utama / produksi mulai umur 15 – 30 hr.
Pengamatan Hama dan Penyakit

F. FASE PANEN DAN PASCA PANEN
1. Pemanenan

Panen pertama sekitar umur 60-75 hari
Panen kedua dan seterusnya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat dan cara budidayanya
Setelah pemetikan ke-3 disemprot dengan POC NASA + Hormonik dan dipupuk dengan perbandingan seperti diatas, dosis 500 cc/ph
2. Cara panen :

Buah dipanen tidak terlalu tua (kemasakan 80-90%)
Pemanenan yang baik pagi hari setelah embun kering
Penyortiran dilakukan sejak di lahan

cabee 128x96 cara tanam cabai panen 103 kali

Category: News

LaLat Buah

cerita mas edi  saat datang di kantor nasasumatra.com  “cabaiku oh cabaiku….mas Edi menceritakan ketika saat mengeluhkan tentang lalat buah. berbagai produk sudah dicobanya namun belum menemukan produk yang pas. Metilat Plus pengendali hama organik hasil ekstraksi tanaman melaleuca brachteata sebagai pengendali lalat buah dan serangga terbang kecil seperti trips,aphis,dll serta dapat digunakan untuk pengamatan tingkat serangan hama tersebut. nah sejak mas edi dikenalkan Metilat lem Plus oleh mas harjo distributor nasa muara Bungo pusing tak datang lagi.sejak penggunaan Metilat lem dan power nutrition serta pupuk organik cair nasa ditambah hormon pengatur tumbuh horminik paneenpun bisa meningkat hampir 3kali. biasanya 40 kali aja berat pakai nasa bisa 103 kali”

PUPUK organik cair nasa harus selalu ada sebelum saya tanam tanaman saya.


Category: News

pengaruh super nasa terhadap K3

bapaknya mas Triono,mbah Triorejo yang beralamat dirimbo bujang unit 7 kabupaten Tebo sudah menggunakan nasa sejak tahun 2008 untuk tanaman karetnya. setelah Mas Triono mandiri artinya memiliki kebun sendiri di lubuk kambing luasan 1000 pohon. tibalah saatnya aplikasi super nasa 6kg + poc nasa 6 liter dan hormonik 1,5 liter ditambah dengan NPK 100 kg. walhasil getah karet melimpah,yang biasanya 6 kali potong hanya mendapat 3-4 keping jika cuaca normal. berbeda setelah menggunakan nasa dengan intensitas yg sama mampu menghasilkan 12 keping. sungguh luuar biasa! bukan itu saja tanah sekitarnya juga sangat gembur yang akibatnya mahluk yang bernama babi seneng sekali. biasanya dijual ditoke sebelum pakai nasa 10.000/kg dengan potongan 10 - 12 persen. sejak pakai pupuk super nasa harga jauh lebih mahal dari yg lain selisih 500-1000 rupiah. baru-baru ini sejak ada depot getah disimpang niam beliau beranikan diri untuk uji kualitas. melalui proses penggilingan , getah digiling untuk menemukan K3 ternyata dari 100 kg susutnya hanya 3-5 kg dengan penyimpanan sejak potong 1-2 minggu. berbeda yg tidak pakai nasa susutnya sampai 10-15 kg per 100 kg. kemudioan tidak sampai dipenggilingan ternyata juga melaui proses OVEn untuk menentukan tingkat kualitas akhir ternyata hasilnya juga sangat mencengankan.sampai pemilik depot orang yg berasal dari luar negeri dia tanya ” kamu pakai cuka apa kok getahnya bagus sekali?” ya saya pakai cuka seperti cuka yg lainnya bedanya saya pakai nasa. walhasil disaat ini harga getah sedang turun yang tidak pakai nasa hanya 8.500 rupiah per kilo gram sedang punya mas Triono 10.500/kg . selisih harga yang sangat fantastis 2000 rupiyah. belum lagi peningkatan sampai denga 200 persen.

bukan hanya bapak Triono saja yang merasakan manfaat super nasa …

bapak maksum kuamang kuning pun ikut merasakan peningkatan setelah menggunakan agrotech nasa ini. masih banyak lagi seperti Mbah Jan, bapak Sindi,bapak kunty hardy dan lain sebagainya.

Bapak Agus sam dimana sudah dua tahun lebih menggunakan nasa di desa lubuk kambing sebelum menggunakan nasa hanya dapat 12 keping dalam sebulan setealh pakai nasa 27 keping.

bap[ak samsulan kab tebo juga merasakan peningkatan 100 persen dengan hanya seminggu setelah penggunaan super nasa.

aplikasi produk untuk karet 128x73 pengaruh super nasa terhadap K3karet 128x96 pengaruh super nasa terhadap K3

Category: News

sukses bermitra bersama NASA

Nasa adalah sebuah perusahaan karya anak negeri yang sudah mendunia, karya-karyanya dipersembahkan untuk anak bangsa indonesia. Bergerak di Bidang teknologi Agrokompleks dan kesehatan serta kecantikan dengan sistem pemasaran network marketing. dengan sisten network marketing maka memberikan kesempatan kepada semua orang termasuk anda untuk bisa bermitra. dengan sistem ini maka anda akan mendapatkan harga secara groosir sekalipun order dalam jumlah kecil. produk terbarunya diawal tahun 2015 salah satunya adalah Ayla Breast care produk ini dipersembahkan kepada para wanita yang ingin tampil dengan payudara yang kenceng serta besar menawan suaminya. kemudian Collaskin care perawatan pemutih kulit tubuh dari luar maupun dalam secara aman dan sehat.

bagi anda yang ingin bermitra bersama kami silahkan Hubungi WA/PHONE 0813 7326 8991

collaskin 128x128 sukses bermitra bersama NASA


Category: News

produksi sawit meningkat

Awal berkenalan dengan pekebun Besar dikabupaten Bungo provinsi Jambi  ngobrol bersama Bos Apin dalam Pajero sportnya sambil keliling  kebun miliknya yg sangat luas, kelilingnya aja pakai pajero.hehe ..

100 hektar karetnya sdh menggunakan teknologi pikat nasa yang berlokasi dikabupaten tebo. kini beliau mulai tertarik dengan nasa untuk kebun sawitnya. sampailah  kami di kebun margalen dalam - margalen luar sampai akhirnya berakhir di kebun K24 daerah Rimbo bujang. akhirnya ngobrol lebih serius dikit ketika ketemu sawit yang kosong buahnya padahal batang sangat besar , ditemani Manager dan mandor kebun Bp. tono pembicaraan lebih seru ketika saya berbicara tentang Pikat NASA .Bahwa kebutuhan tanaman itu ada yang namanya UMAK-UMIK. UMAK adalah unsur hara makro yakni NPK atau( UREA,KCL,TSP,Dolomit)jadi wajar saja ,karena selama ini bapak hanya kasih unsur makro saja.

UMIKnya adalah pupuk nasa. dimana sudah sangat kaya akan kandungan hara yang dibutuhkan tanaman seperti contoh di nasa sudah ada asam humat vulvat,asam organik,enzym dan lain sebagainya. ketika tanaman terpenuhinya umak-umik maka sudah barang tentu tanaman akan sehat dan produksipun meningkat, kemudian beliau langsung bilang ” nambah Biaya donk ! ” sebenarnya tidak nambah juga pak,karena Budget tetap sama misal Bapak mupuk perhektar adalah 1,5 juta maka 800.000 untuk beli MAKRO dan 700.000 untuk beli NASA dari pada bapak 1,5juta dibelikan Makro semua sementara kebutuhan mikronya tdk terpenuhi. walaupun akan jauh lebih baik jika makro tetap sesuai rekomendasi Dinas Perkebunan setempat. setelah Diskusi yang akhirnya deal di 2 titik utk penggunaan PIKAT nasa yaitu diK24 dan margalen luar yg 3 hektar. setelah 9 bulan tepatnya 2 kali aplikasi ,kami evaluasi dilokasi margalen luar luasan 3 hektar umur 6 tahun biasanya dalam sebulan hanya mendapatkan 1-1,5 ton sekarang sudah 4 ton per3hektar

Tiba saatnya untuk aplikasi 50 Hektar….


sawit apin 128x95 produksi sawit meningkatleader nasa 128x95 produksi sawit meningkatstok nasa 128x95 produksi sawit meningkat

sawit32 128x96 produksi sawit meningkatsaidi 128x95 produksi sawit meningkatmandor 128x96 produksi sawit meningkat

Telpon  SIMPATI : 081373268991


WHATSAPP : 0813 7326 8991

PIN BB  2A196BC3

PIN BB 5AD30B81

Stockist center nasa  G.269




Category: News

BETERNAK BABI

BETERNAK BABI

1. Memilih bibit yang baik

Pemilihan bibit yang baik merupakan langkah awal keberhasilan suatu usaha peternakan. Syarat-

syarat yang perlu diperhatikan pada waktu memilih bibit:

a. Babi yang sehat, bentuk tubuh yang baik ciri-cirinya : letak puting simetris dan jumlah 12 buah

kiri dan kanan, ambing yang besar dengan saluran darah terlihat jelas, tubuh yang padat dan

kompak, kaki yang tegap dan kokoh, tubuh yang panjang dibandingkan dari babi-babi yang sama

umur.

b. Anak babi yang akan di ternakan sebaiknya berasal dari induk yang sering menghasilkan anak

banyak atau biasanya mempunyai anak lebih dari 5 ekor dalam satu kelahiran dan sanggup atau menjaga anak-anaknya sampai saat lepas susu, maupun pejantan yang sanggup atau mempunyai kemampuankawin serta menghasilkan anak lebih dari 5 ekor.

2. Pemeliharaan

Anak babi sejak lahir sampai berumur 10 hari menghadapi suatu masa kritis sebab anak babi sangat sensitif dan tidak berdaya menghadapi lingkungan yang berat. Kematian anak babi sangat menonjol apabila tatalaksana dan pemeliharaan induk dan anak kurang baik. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa hal dalam pemeliharaan anak-anak babi misalnya:

- Pembuatan kandang dengan sekat pengaman dalam kandang.

- Menjaga kebersihan kandang secara teratur dan kontinyu.

- Segera setelah anak babi lahir, tali pusar diolesi obat merah untuk menghindari infeksi.

- Memberi makan dan minum secara teratur.

- Bila induk babi mati, anak babi yang masih kecil dapat dipisahkan ke induk yang lain atau diberi susu pengganti sebanyak 0,2-0,4 liter/ekor/hari sampai umur 4-5 minggu. Babi jantan yang digunakan sebagai pejantan pada umur 10 bulan dapat mengawini 1 sampai 2 ekor babi betina/hari dan dalam seminggu jangan lebih dari 3 kali kawin. Perbandingan jumlah pejantan dan induk babi 1 ekor : 8-10 ekor. Anak babi yang tidak digunakan sebagai calon pejantan sebaiknya segera dikebiri berumur kira-kira 3 minggu. Babi yang digunakan sebagai calon induk dikawinkan pertama kali pada umur 9 bulan, sedangkan induk babi yang baru melahirkan sudah dapat dikawinkan kembali setelah umur 12 minggu atau setelah anaknya disapih.

Hal-hal proses reproduksi pada babi yang perlu diperhatikan dalam siklus pemeliharaan teknis

adalah sebagai berikut:

- Umur kawin pertama betina 10 - 12 bulan dan jantan 8 bulan .

- Umur melahirkan pertama kurang lebih 14 bulan.

- Berat lahir 1 - 1,5 Kg

- Jumlah anak yang dilahirkan 7 - 14 ekor /induk

- Pertambahan berat badan perhari 450 – 500 gram

- Siklus birahi : 21 hari

- Lama kebuntingan lebih kurang 114 hari (3 bulan, 3 minggu, 3 hari )

- Kembali dikawinkan setelah melahirkan 5 – 7 hari setalah penyapihan

- Frekuensi melahirkan 2 x dalam setahun

- Umur dan berat jual 8 - 9 bulan, lebih kurang 80 - 100 Kg

- Kemampuan jantan untuk mengawini betina 2 - 3 ekor betina

Cara mengawinkan babi betina dimasukkan kekandang, pejantan dibiarkan bersama-sama

dalam beberapa hari

3. Perkandangan

Ada dua jenis kandang untuk peternakan babi.

1. Jenis kandang tunggal : Kandang yang terdiri satu baris memanjang yang dipetak-petak.

2. Jenis kandang ganda : Kandang yang terdiri dari dua baris yang letaknya saling berhadapan atau mempunyai jalan ditengah untuk dapat memberikan pelayanan dan perawatan terhadap ternak babi.

Syarat-syarat yang harus diperhatikan dalam pembuatan kandang babi :

a. Kandang dibangun dengan model terbuka dibagian atas dinding kandang, supaya mendapat cukup sinar matahari Dan pertukaran udara yang cukup baik. Bagian bawah kandang kalau memungkinkan dapat dibuat tembok setinggi 1 meter.

b.Lantai kandang sebaiknya dibuat dari dasar yang kuat dan kalau memungkinkan dapat dibuat lantai semen, tetapi usahakan jangan terlalu licin serta sedikit miring.

c.Disamping kandang dibuat saluran air, yang berfungsi membuang kotoran sewaktu membersihkan kandang. Lebar maupun dalam saluran kurang lebih 25 cm dan agak miring, kemudian letak pembuangan kotoran agak jauh dari kandang.

d.Atap dapat dibuat dari seng tetapi sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak menyerap panas misalnya daun sagu atau daun alang-alang.

e. Luas kandang :

- Kandang beranak dengan ukuran 2,5 meter panjang dan lebar 1,5 meter

- Kandang untuk ekor pejantan berukuran 3 x 2 meter.

- Kandang untuk babi berumur 3 bulan - 1 tahun dengan ukuran panjang 1 meter dan lebar 1 meter untuk tiap ekor.

4. Ransum dan Cara Pemberiannya

Makanan untuk babi biasanya merupakan campuran basil-basil pertanian dan basil-basil ikan, sisa-sisa dapur/warung, hijauan muda sebagai sumber vitamin seperti kangkung, keladi, ketela pohon, garam dapur dan lain-lain. Susunan makanan yang diberikan seperti bungkil kelapa, dedak, jagung, sisa-sisa ubi kayu, ubi jalar dan daun-daun ikutan pertanian.

Jumlah makan yang diberikan:

- Untuk anak babi berumur kurang lebih 8 minggu 0,25 kg/ekor/hari

- Untuk anak babi berumur 1 tahun sebanyak 2 kg/ekor/hari.

- Untuk induk yang tidak menyusui/ tidak bunting kurang lebih 2 kg/ekor/hari.

- Untuk induk babi yang bunting sebanyak kurang lebih 2,5 kg/ekor/hari.

- Untuk induk menyusui 2 kg/ekor/hari ditambah dengan jumlah anak dikalikan 0,25 kg/ekor/hari.

- Untuk pejantan sebanyak 3 – 4 kg/ekor/hari.

Makanan diberikan 2-3 kali sehari dan tidak mutlak harus dimasak karena zat-zat vitamin dalam campuran makanan yang dimasak akan rusak atau hilang, namun ada pula yang perlu dimasak seperti ubi kayu, daun keladi dan kacang kedelai sebab mengandung racun, dapat menimbulkan gatal gatal, mengandung zat anti metabolik. Ternak babi disamping membutuhkan makanan juga membutuhkan air minum yang bersih setiap hari dan disediakan secara tak terbatas dalam kandang sehingga babi dapat minum sesuai dengan kebutuhannya. Selain pemberian hasil samping dari pertanian dan konsentrat sebagai pakan utama, masih dibutuhkan pakan pelengkap yang mengandung gizi ternak lengkap yang belum terdapat pada pakan utama untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi ternak. Sehingga tujuan atau target dari budidaya ternak yaitu memiliki ternak dengan pertumbuhan optimal dan sehat dapat tercapai. Sebagai pakan pelengkap maka PT. NATURAL NUSANTARA mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA Plus. Produk ini menggunakan teknologi asam amino yang diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh Babi, yaitu dengan meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak.

VITERNA Plus mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak, yaitu :

  • Asam-asam amino esensial, yaitu Arginin, Hiistidin, Leusin, Isoleusin dan lain-lain sebagai penyusun protein tubuh, pembentuk sel dan organ tubuh.

· Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh babi dari serangan penyakit.

· Mineral-mineral lengkap yaitu N, P, K, Ca, mg , Cl dan lain-lain sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh.

Cara penggunaannya adalah dengan dicampurkan dalam air minum atau komboran pakan konsentrat dengan dosis :

0,5 cc atau ½ tutup botol VITERNA/ekor/hari. Penambahan VITERNA Plus tersebut dilakukan pada pemberian air komboran atau air minum. Dosis ini berlaku untuk seluruh umur babi. Produk NASA tidak menimbulkan kemajiran dan keguguran.

5. Kesehatan dan Pencegahan Penyakit

Dalam menjaga kebersihan kandang, kotoran babi harus ada penampungnya yang baik Dan jauh dari kandang. Sistim pengairan dalam kandang harus baik dan dialirkan dalam bak penampungan yang jauh dari kandang.

Beberapa penyakit yang sering menyerang ternak babi antara lain : Brucellosis, Kholera, Penyakit Merah/Erisipelas, Anthrax, penyakit Ngorok, Scabies/Kurap dan Castro Enteritis.

Untuk mencegah penyakit dapat dilakukan vaksinasi secara teratur dan pemberian obat sesuai jenis penyakit yang menyerang.

6. Penanganan Panen / Pasca Panen

Untuk ternak babi biasanya dipanen dalam keadaan hidup dengan berat badan sesui dengan fase pemeliharaan. Sebagian kecil ada yang dipotong di rumah potong khusus, biasanya ternak babi dipotong pada malam hari menjelang pagi.

7. Pemasaran

Pemasaran ternak babi untuk ekspor harus dalam keadaan hidup dan memenuhi kualitas yang diminta negara importir. Sebagian yang dipasarkan di pasar dalam bentuk daging dan kulit babi di tempat khusus

Sumber: Anonim, 1993. Irian Jaya Dalam Angka

Anonim, 1974. Beternak Babi. Penerbit Yayasan Kanisius

Anonim, 1986. Teknik Beternak Babi, Deptan.


INFO PRODUK NASA PADA TERNAK BABI

  • Produk yang digunakan : Viterna, POC NASA
  • Kandungan Viterna, POC NASA : Protein, mineral, vitamin yang berasal dari bahan-bahan organik/alami, bukan kimia/sintetik.
  • Cara pemakaian dan dosis : Viterna dan POC NASA, masing-masing setengah tutup dicampur pada pakan basah/komboran sebanyak 5 kg, diberi setiap hari.
  • Waktu pemberian : Pagi atau sore hari
  • Pemberian produk NASA tidak menyebabkan kemajiran/kemandulan atau keguguran.
  • Keunggulan Produk NASA pada babi :

Ø Berasal dari bahan alami/organik, bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik

Ø Merupakan pakan tambahan yang berperan sebagai sumber protein, mineral dan vitamin.

Ø Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia/sintetik

Ø Meningkatkan nafsu makan

Ø Mempercepat adaptasi babi terhadap pakan, pada saat pertama kali masuk kandang.

Ø Mengurangi kestresan pada babi baik pada saat masuk kandang pertama kali, setelah babi divaksinasi atau saat babi dalam proses pengobatan

Ø Mempercepat pertumbuhan babi

Ø Mengurangi bau kotoran

Ø Meningkatkan kesehatan babi

Ø Meningkatkan kualitas daging babi dengan bentuk lebih padat dan rendah lemak.

 

Category: News

Switch to our mobile site